India Food Test

Pengalaman pertama penulis mencicipi masakan India berbuntut pada terganggunya sistem pencernaan penulis hahahahah..๐Ÿ˜€ maklum penulis adalah seorang menikmat masakan rumahan, kalaupun harus makan di luar rumah itu masih sebatas menu dalam negeri contohnya nasi pecel๐Ÿ˜€

Cerita bermula pada hari sabtu kemaren, saya mengantar Ibu Bos untuk berkeliling santai di daerah seminyak dan sekitarnya. Tujuan kami sebenarnya adalah mencari vendor hotel, villa, resto yang bisa diajak bekerjasama dengan Sampatti Tour n Travel kami. dengan gaya maksimal awalnya kami ingin menelusuri setiap sudut daerah seminyak dengan berjalan kaki dimulai dari Pantai Pettitenget, namun sayang sekali udara yang cukup panas ternyata meruntuhkan niat kami untuk berjalan kaki hahahahah… akhirnya setelah berjalan beberapa meter kami putuskan berbalik arah menuju tempat parkir sepeda motor.ย 

Wahh…. ada penjual sate babi.. pas sekali perut sudah mulai kroncongan pengen diisi maklum jam tangan saya sudah menunjukan pukul 12 siang, akhirnya saya dan Ibu Bos menyantap sate Babi dengan tipat dan sambal di pantai pettitenget dengan harga Rp. 10.000 sedappp…๐Ÿ˜€ lumayan kami jadikan amunisi untuk melanjutkan penjelajahan.

Lanjut menyusuri jalan di seputaran seminyak kami meluncur ke arah Legian untuk bertemu dengan salah satu teman yang kebetulan merupakan sales marketing salah satu hotel di legian sehabis urusan kami beres jam sudah menunjukan pukul 4 sore itu artinya sudah saatnya mulai berburu makanan kembali๐Ÿ˜€ awalnya ingin mencari tempat yang nyaman hanya sekedar untuk menikmati cemilan sore,namun saat itu kami tidak menemukan tempat yang kami inginkan ini pertanda kami belum kenal benar dengan wilayah ini๐Ÿ˜ฆ Sepanjang jalan kami tengak-tengok kiri kanan stop kami melihat ada Warung yang menjual masakan Indonesia namanya Warung Ocha kami parkir motor tepat di depan warung. Wooww rame sekali orang yang makan di warung ini tidak hanya lokal tapi juga orang asing, dan di etalase makanan tampaknya sudah banyak yang habis, saat kami tanya ke mbak pelayannya apakah ada menu lain si mbak menjawab “sedang dimasak dan belum matang” agak sedikit judes sich dengan kami๐Ÿ˜› Akhirnya kami batalkan untuk makan di warung Ocha kami pacu motor menuju arah ke seminyak lagi, Ibu Bos bertanya pada saya “ehh mau makan dimana?” pertanyaan itu sebenarnya membuat saya bingung untuk menjawabnya alasannya ya karena jika makan di daerah tersebut selain mahal kadang pelayanannya agak kurang ramah dengan tamu lokal seperti kami. Saya menjawab pertanyaan Ibu Bos “ya terserah ibu deh, saya mah ngikut ajah..:)” pas saat itu motor kami berhenti persis di depan resto India namanya Queens Tandor dari sinilah cerita ini di mulai hehehehhe.. awalnya Ibu Bos tidak yakin untuk mengajak saya makan di Resto ini, alasannya tentu rasa yang tidak pas di lidah saya karena saya belum pernah mencicipi makanan India. Namun karena saya sendiri sebenarnya sangat penasaran dengan rasa masakan India dengan keyakinan yang mantap saya bilang “Ok bu.. kita makan di sini aja, yakin kok gax bakal kenapa2” hahahhaha… akhirnya setelah memberi keyakinan yang mantap jadilah kiat memesan makanan di Queens Tandor Resto. Hal yang membuat saya takjub bukan hanya rasa makanannya, tapi juga pelayanannya.. aaaiiiihhh.. Pelayanannya ramahhhhhh sekaliiii…๐Ÿ˜€ mbak waitress tidak segan-segan memberi kami referensi menu yang pas dengan lidah kami (terutama saya), dengan antusias dia menjelaskan, penuh dengan senyum dan menyakinkan saya jika menu yang nanti dipesan akan pas dengan lidah saya. Ibu Bos jangan di tanya lagi, beliau sudah biasa makan masakan India, Beliau sudah 2 kali pergi ke India selama 12 hari di India Beliau selalu makan masakan India, mungkin itu juga yang membuat Beliau jatuh hati dengan makanan India.

Ini nich menu yang kami pesan
nasi briani
Nasi Briani dengan daging ayam awalnya saya fikir ini nasi kuning ala India๐Ÿ˜€ Nasinya terlihat berbeda dengan nasi yang biasa saya makan, ukurannya lebih kecil dan panjang, rasan nasi briani langsung nendang di mulut dengan bumbu khas India yang medok sekali ( kata Ibu Bos Ini belum seberapa, Di negara asalnya India lebih medok rasanya dari ini) jika suatu saat mesti makan nasi briani lagi.. masih ok lah๐Ÿ˜€

Menu ke-2
kari kambing
Rogan Josh (kari Kambing) menu yang ini tidak jauh beda rasanya dengan Nasi briani bumbu yang pedas, bumbu kari yang medok,rempah-rempah yang beragam, jujur saya tidak bisa mengidentifikasi satu-persatu rempah-rempah yang ada di menu tersebut. Begitu masuk mulut jederrr… hahahhaha…
kari kambing ini ada temen makannya namanya roti nanroti nan

Menu ke-3
ini sebenarnya appetizer menu, tapi tak apalah saya bahasnya di menu ke-3 hehehhe
namanya krupuk India dalam bahasa Indianya saya kurang paham, tapi krupuk ini tidak terlalu membuat saya kaget, karena sebelumnya sudah pernah makan yang langsung didatangkan dari India cuma yang dari India itu digoreng sedangkan yang saya makan di Queens Tandor resto dimasak dengan cara dipanggang untuk rasa tentu lebih nendang yang langsung berasal dari India:Dkrupuk india
untuk minumnya kami cukup memesan es teh manis agar ada nuansa Indonesianya hehehheheh…
Menu yang kami pesan memang tidak banyak ini berhubung karena porsi yang dsajikan adalah porsi orang India (porsi jumbo)๐Ÿ˜€ jadi untuk jaga-jaga makanan tidak habis kami pesan secukupnya saja.

Sukses mancicipi makanan India lalu sangat terkesan dengan pelayanannya dan juga rasa dari makanan India itu sendiri tidak membuat saya kapok untuk mencicipi kembali makanan India di kemudian hari. Tapi tidak dengan perut saya, setelah selesai menyantap makanan di Queens Tandor Resto dengan hati riang saya kembali pulang, sore menjelang malam semuanya masih lancar, tapi menjelang pagi hari mulailah saya mondar-mandir ke toilet, rasa mulas di perut, kembung dan sendawa saya rasakan sepanjang pagi, akhirnya saya putuskan untuk meminum obat anti diare dan beristirahat. Sepertinya perut saya kaget diterjang nasi briani dan kari kambing.๐Ÿ˜€ :D:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s